Hipertensi dan Diabetes: Kenali Sejak Dini, Cegah Sebelum Terlambat

11 Jul 2026

Hipertensi dan Diabetes: Kenali Sejak Dini, Cegah Sebelum Terlambat

"Hipertensi dan diabetes melitus (DM) adalah dua penyakit tidak menular yang paling sering ditemukan di masyarakat, namun sayangnya banyak yang tidak menyadari dirinya mengidapnya karena gejalanya sering tidak terasa."

Hipertensi dan diabetes melitus (DM) adalah dua penyakit tidak menular yang paling sering ditemukan di masyarakat, namun sayangnya banyak yang tidak menyadari dirinya mengidapnya karena gejalanya sering tidak terasa. Sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan warga, Mahasiswa KKN PPM UGM Kelurahan Letta menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, yaitu Letta Care yang menyasar penyakit sistemik dan degeneratif yang paling dominan di wilayah ini. 1. Hipertensi Hipertensi terjadi ketika tekanan darah seseorang berada di atas batas normal (140/90 mmHg atau lebih). Kondisi ini disebut "silent killer" karena sering tidak menimbulkan gejala hingga menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai pada hipertensi, diantaranya: ● Sakit kepala, tengkuk terasa berat, serta mudah lelah ● Pandangan kabur dan jantung berdebar Apa yang bisa kita lakukan sebagai pencegahannya? Pencegahan hipertensi bisa dilakukan melalui: 1. Pembatasan konsumsi garam, maksimal 1 sendok teh per hari tau setara 5 gram. 2. Rutin memeriksa tekanan darah di Posyandu atau Puskesmas 3. Aktif bergerak minimal 30 menit per hari 4. Kelola stres dan istirahat yang cukup Lalu bagaimana dengan diabetes?

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Letta Care
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Letta Care

2. Diabetes Diabetes terjadi ketika kadar gula darah tubuh terlalu tinggi, akibat gangguan produksi atau kerja hormon insulin. Sama seperti hipertensi, diabetes sering tidak bergejala di tahap awal namun berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang. Tanda yang perlu diwaspadai pada diabetes adalah: ● Sering haus dan buang air kecil, terutama di malam hari ● Berat badan turun tanpa sebab jelas ● Luka yang lama sembuh ● Mudah lelah dan mengantuk Langkah pencegahan yang bisa kita lakukan untuk mencegah diabetes diantaranya: 1. Batasi konsumsi gula tambahan, maksimal 4 sendok makan per hari 2. Perbanyak sayur dan serat, kurangi nasi berlebih 3. Rutin memeriksa gula darah, terutama bila ada riwayat keluarga 4. Jaga berat badan ideal dengan aktivitas fisik rutin Sebagai tindak lanjut edukasi ini, Mahasiswa KKN PPM UGM Kelurahan Letta mengadakan Letta Care bersama Posyandu setempat. Program ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol bagi warga Kelurahan Letta. Kegiatan berlangsung di tiga lokasi mengikuti jadwal posyandu: 10 Juli 2026 di Posyandu Bahagia (Maricaya-Paranassang), serta 11 Juli 2026 di Posyandu Teratai dan Posyandu Sentosa. Sebanyak 47 warga berpartisipasi, didominasi lansia yang antusias menanyakan kondisi kesehatannya usai pemeriksaan. Hal ini menunjukkan kesadaran warga akan pentingnya cek kesehatan, meski akses ke layanan kesehatan masih menjadi kendala bagi lansia yang mudah lelah dan terbatas mobilitasnya. Karena itu, Letta Care hadir untuk memudahkan warga, khususnya lansia, memeriksakan kesehatannya tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas. Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya mendapat informasi tentang hipertensi dan diabetes, tapi juga bisa langsung mengetahui kondisi kesehatannya secara gratis, sebagai langkah awal deteksi dini di Kelurahan Letta. Hipertensi dan diabetes bisa dicegah dan dikendalikan bila dikenali sejak dini. Yuk, jadikan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai kebiasaan hidup sehat warga Kelurahan Letta! Sumber: Kementerian Kesehatan RI (pedoman pencegahan dan pengendalian hipertensi serta diabetes melitus); Program Kerja Letta Care, KKN PPM UGM Kelurahan Letta. Disusun oleh Mahasiswa KKN PPM UGM — Program Pammasa Bantaeng, Kelurahan Letta.